Selasa, 06 November 2012

2.4 Tata Cara Akses Internet dan Localhost


A. Perbedaan Internet dan Localhost
  • Internet (Interconnected network) , yaitu jaringan global yang dapat diakses oleh seluruh komputer yang ada di dunia dengan kelas IP yang berbeda-beda.
  •  Localhost adalah server jaringan local yang dapat diakses oleh komputer pada jaringan local tertentu dengan kelas IP yang sama.

B. Akses Internet dan Localhost

    Berikut ini langkah untuk mengakses internet dan localhost :
  • Klik menu start
  • Klik all program
  • Klik Internet Explorer. Atau, klik ikon Internet Explore pada desktop
  • Ketik alamat localhost, yaitu http: / /localhost. Atau ketik IP IP Address localhost yaitu http : / /127.0.0.1.
Gambar 2.16 Alamat localhost
Gambar 2.17 IP Address dari localhost
Gambar 2.18 Akses Localhost dengan IP Address

C. Membuat Server Localhost dengan XAMPP


    Software XAMPP yang digunakan untuk membuat Localhost dapat di instal pada sistem operasi windows 7, dan software ini dapat di akses di http://www.apachefriends.org/enxampp-windows.html.
langkah - langkah melakukan instalasi software apache :

  • Download file installer XAMPP di http://www.apachefriends.org/enxampp-windows.html.
Gambar 2.19 Halaman web apache friends-xampp
  • Setelah download berhasil, lakukan instalasi dengan cara klik ganda file installer xampp-win 32.
Gambar 2.20 Jendela direktori
  • Selanjutnya, akan ditampilkan di kotak dialog installer language
Gambar 2.21 Installer Language
  • Pilih bahasa yang di gunakan.
  • Klik ok, maka akan ditampilkan kotak dialog Setup Wizard.
Gambar 2.22 Setup Wizard
  • Klik tombol Next, maka akan ditampilkan kotak dialog Choose Install Location.
Gambar 2.23 Choose Install Location
  • Klik Browse pada kotak Destination Folder untuk menentukan tempat file xampp server akan di simpan.
  • Klik Next, maka akan di tampilkan kotak dialog XAMPP Options.
Gambar 2.24 XAMPP Options
  • Klik kotak cek Create a XAMPP dekstop icon, Create an Apache Friends XAMPP folder in the start menu, Install Apache as service, dan Install MySQL as service
  • Klik tombol Install, kemudian tunggu proses instalasi yang sedang berlangsung.
Gambar 2.25 Kontak dialog Installing
  • Setelah proses instalasi selesai, maka akan ditampilkan kotak dialog Completing Setup.
Gambar  2.26 Kontak dialog Completing the XAMPP 1.7.4 Setup Wizad
  • Klik tombol Finish, maka akan di tampilkan kotak konfirmasi Congratulations. 
Gambar 2.27 Kotak Konfirmasi Congratulations
  • Klik tombol Yes untuk menjalankan XAMPP Control Panel, maka akan ditampilkan XAMPP Control Panel Aplication.
Gambar 2.28 Jendela XAMPP Control Panel Aplication
    Untuk membuka kembali XAMPP Control Panel Application dapat di lakukan dengan cara berikut.
  • Klik menu start
  • Klik All Programs
  • Klik Apache Friends
  • Klik XAMPP
  • Klik XAMPP Control Panel
Gambar 2.29 Mengaktifkan XAMPP Control Panel
    Setelah XAMPP terinstal dan service dari Apache dan MySql berjalan, Anda dapat menguji apakah server XAMPP yang diinstal dapat berfungsi dengan baik yaitu dengan cara mengetik URL http: / /localhost melalui web browser, misalnya menggunakan Mozilla Firefox. Perhatikan gambar berikut.

Gambar 2.30 Tampilan awal pilihan bahasa pada localhost
    Selanjutnya, Anda dapat memilih bahasa yang akan digunakan dalam server localhost, misalnya bahasa Inggris. Kemudian, akan tampil halaman localhost.

Gambar 2.31 Tampilan XAMPP for Windows

    File dokumen untuk aplikasi berbasis web yang akan Anda buat disimpan di folder htdocs. Untuk membuka folder tersebut, berikut ini langkah-langkahnya.
  • Klik menu Start
  • Klik All Programs
  • Klik Apache Friends
  • Klik XAMPP
  • Klik XAMPP htdocs folder, maka akan tampil folder htdocs
Gambar 2.32 Membuka XAMPP htdocs folder
Gambar 2.33 Folder htdocs
    Dalam XAMPP melalui folder htdocs, kita dapat menyimpan file HTML, PHP, XML sehingga dapat diakses oleh komputer lain melalui jaringan lokal (LAN). 
Sebagai contoh, buatlah script di bawah ini dengan program aplikasi Notepad, kemudian simpan pada folder htdocs dengan nama file firstime.php.

Gambar 2.34 Control script PHP
    Setelah selesai membuat script di atas, silakan simpan dengan langkah sebagai berikut. 
  • Klik menu File
  • Klik Save, kemudian akan ditampilkan kotak dialog Save As
Gambar 2.35 Kontak dialog Save As
  • Buka folder htdocs
  • Ketik nama file: firstime.php.
  • Ubah Save as type menjadi All Files
  • Klik Save
    Selanjutnya, Anda aktifkan web browser, kemudian ketik URL http: / /localhost / firstime.php, seperti tampak pada gambar dibawah ini.

Gambar 2.36 Contoh penggunaan file PHP
    Untuk penjelasan tentang localhost dan penggunaannya, Anda dapat mengakses blog http: / / www.rudi-hidayat.net.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar